Selasa, 05 Agustus 2014

Tutorial Flash Mini Games “Chased by a Monster”

Bismillah, salam super para PalComSter sekalian, mudah-mudahan kita semua selalu dalam lindungan-Nya, aamiin.
Pada kesempatan ini, saya ingin membagi sedikit pengetahuan saya mengenai Flash Action Script dalam pembuatan sebuah mini games. Mini games ini saya beri nama Chased by a Monster. Pada tutorial ini, penulis mengharapkan anda telah memiliki dasar–dasar dalam pembuatan animasi dengan flash dan sedikit pengetahuan tentang dasar–dasar action script agar tidak terlalu sulit bagi anda untuk mengikuti tutorial ini. Oke, berikut langkah–langkah dalam pembuatan gamenya.
Langkah 1
Buka aplikasi Adobe Flash CS3, buatlah sebuah dokumen flash action script 2.0.
Langkah 2
Pada frame pertama, buatlah objek teks “mini games”, kik kanan objek teks, klik pilihan Convert to Symbol, pilih  Movie Clip, beri nama mini games.
Langkah 3
Klik dua kali objek movie clip tersebut sehingga masuk ke mode pengeditan movie clip, buatlah animasi teks membesar dengan memanfaatkan motion tween.
Mode pengeditan movie clip mini games
Animasi motion tween
Langkah 4
Klik kanan pada frame terakhir, pilih action, masukkan script stop(); agar animasi berhenti pada frame tersebut.
Langkah 5
Kembali ke tampilan Scene 1, buatlah teks aturan permainan, convert ke movie clip dengan nama aturan, klik dua kali objek movie clip tersebut, lalu buat animasi opacity fade in dengan motion tween, tambahkan action script stop(); pada akhir framenya.
Mode pengeditan movie clip aturan
Timeline movie clip aturan
Langkah 6
Ulangi langkah 5 di atas untuk teks isi dari aturan permainan.
Langkah 7
Import sebuah gambar monster.jpg dari menu File -> Import -> Import to Library, penulis menggunakan Icon berikut :
Icon monster
Langkah 8
Letakkan gambar ke stage dengan men-drag gambar tersebut dari jendela library, convert gambar tersebut menjadi movie clip, klik dua kali objek tersebut, buat animasi yang sama seperti teks sebelumnya.
Timeline icon monster
Langkah 9
Buat objek static teks play, convert to simbol button, klik kanan simbol tersebut, pilih action lalu masukkan script untuk pindah ke frame 2 ketika tombol ditekan.
Script tombol play
Langkah 10
Klik kanan pada frame pertama, pilih action, masukkan script stop(); agar animasi berhenti pada frame tersebut ketika dimainkan.
Script pada frame pertama
Langkah 11
Berikut tampilan frame pertama.
 Tampilan frame pertama
Langkah 12
Insert keyframe baru pada frame dua, import ke library dua gambar icon takut.gif dan monster.gif, secara otomatis flash akan menganggap icon berekstensi gif sebagai movie clip, drag kedua icon tsb ke stage, beri nama instance takut dan monster pada jendela properties.
 
Instance name movie clip takut dan monster
Langkah 13
Masih di keyframe tersebut, buat sebuah objek dynamic text yang akan menampilkan timer detik, beri nama variabel detik.
Dynamic text dengan nama variabel detik
Langkah 14
Klik kanan pada frame kedua tersebut, pilih action lalu masukkan script berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
//membuat variabel detik dan fps dan menghentikan frame
 
detik = 30;
 
fps = 0;
 
stop();
 
onEnterFrame = function() {
 
//fungsi waktu mundur
 
fps++;
 
if (fps==12) {
 
detik -= 1;
 
fps = 0;
 
}
 
//fungsi utk menggerakkan icon takut
 
if (Key.isDown(37)) {
 
takut._x -= 20;
 
} else if (Key.isDown(39)) {
 
takut._x += 20;
 
}
 
if (Key.isDown(38)) {
 
takut._y -= 20;
 
} else if (Key.isDown(40)){
 
takut._y += 20;
 
}
 
//fungsi ketika icon takut keluar stage
 
if (takut._x>=550) {
 
takut._x=0;
 
} else if (takut._x=400) {
 
takut._y=0;
 
} else if (takut._ytakut._x) {
 
monster._x -= 10;
 
} else if (monster._xtakut._y) {
 
monster._y -= 10;
 
} else if (monster._y
monster._y += 10;
 
}
 
//fungsi kondisi ketika menang atau kalah
 
If (detik == 0) {
 
gotoAndStop(3);
 
} else if (monster.hitTest(takut)) {
 
gotoAndStop(4);
 
detik = -1;
 
}
 
}
Langkah 15
Berikut tampilan frame kedua :
Tampilan frame kedua
Langkah 16
Tambahkan dua buah keyframe baru pada frame ketiga dan keempat, pada frame ketiga buatlah teks “selamat, anda lolos” , sebuah icon selamat.gif dan sebuah tombol replay, ketikkan script berikut pada tombol replay.
1
2
3
4
5
<strong><em>on(press) {</em></strong>
 
<strong><em>gotoAndStop(1);</em></strong>
 
<strong><em>}</em></strong>
 Tampilan frame 3
Langkah 17
Sedangkan pada frame keempat, buatlah teks “maaf, anda gagal”, sebuah icon ngakak.gif dan juga tombol replay, ketikkan script berikut untuk tombol replay.
1
2
3
4
5
<strong><em>on(press) {</em></strong>
 
<strong><em>gotoAndStop(1);</em></strong>
 
<strong><em>}</em></strong>
Tampilan frame 4
Langkah 18
Hasil akhir dapat dilihat pada file swf berikut, Selamat Mencoba !

Menambah Themes Design Pada PowerPoint 2007

Dalam sebuah presentasi kita perlu menyajikannya sebaik mungkin, hal ini bertujuan agar presentasi yang kita sampaikan tidak terasa monoton dan membosankan. Didalam MS PowerPoint sudah tersedia beberapa design tema dan dapat  langsung kita gunakan pada presentasi kita. Tetapi, jika kita menggunakan tema yang terdapat pada PowerPoint akan terjadi keseragaman dengan teman yang juga menggunakan tema yang sama. Agar presentasi kita terlihat lebih menarik dan memiliki ciri tersendiri dibandikan dengan presentasi teman kita, kita perlu membuat tema yang berbeda dan sesuai dengan topik dari presentasi kita.
Dalam kesempatan kali ini saya akan membantu teman-teman dalam memasang tema presentasi. Tema yang akan kita rancang akan tampil pada tema menu design.
  • Mendesign tema

Langkah 1

Buka aplikasi MS PowerPoint 2007. Pilih menu design, klik menu background Styles dan klik format background.

Langkah 2

Pada jendela format background pilih Picture or texture fill, kemudian pada insert form klik menu file untuk memasukkan gambar yang kita inginkan.
Klik apply to all dan klik close.
Kemudian, Simpan gambar dengan format *.potx.

Langkah 3

  • Cara memasukan tema
Buka kembali lembar kerja baru pada MS PowerPoint2007.  Pilih menu design, klik tanda panah bawah di sisi kanan bawah tampilan tema.
Pilih Browse for Themes.

Langkah 3

Pada jendela dialog Office Theme or Themed Document, arahkan ke lokasi file tema presentasi rancangan kita > tema.potx, klik Apply.

Langkah 4

Tema yang telah kita rancang akan diterapkan pada tema menu design. Untuk menyimpan tema pada menu design lebarkan teman yang ada pada desin dengan menekan tombol panah bawah di sisi kanan bawah tampilan tema kemudian pilih Save Current Theme…, dan pastikan teaman-teman menyimpan file tema satu tempat dengan file Theme Colors, Theme Effects, dan Theme Fonts. Simpan dengan nama tema yang kita inginkan à mother.thmx, klik save.

Langkah 5

Dan 1, 2, 3..  “tadaaa..!” tema yang telah kita rancang tadi telah berada dan tersimpan pada deretan tema presentasi pada menu design. Dan dapat kita gunakan pada saat kita membuat presentasi yang sesuai dengan tema yang kita buat, atau dapat teman-teman gunakan pada saat presentasi sidang nanti.
Lumayan mudahkan……!!!!!!!. Selamat Mencoba, semoga bermanfaat….  ^_^

Tips Memperbaiki Kaki Prosesor Yang Bengkok

Mungkin saja kasus seperti ini pernah di alami oleh Teknisi Komputer yang mendapati kaki-kaki prosesor yang bengkok. Seperti yang anda ketahui bahwa kaki-kaki prosesor ini terbuat dari tembaga yang mudah sekali bengkok dan patah. Dan apabila kaki-kaki prosesor telah patah maka prosesor tidak dapat digunakan lagi. Oleh karena itu, penanganan khusus perlu dilakukan untuk memperbaiki kaki-kaki prosesor yang bengkok.
1.      Persiapan
Sebelum memulai perbaikan yang perlu anda lakukan adalah menenangkan diri, jangan merasa tertekan dan tergesa-gesa.
2.      Perangkat
Perangkat yang diperlukan dalam perbaikan ini hanya satu perangkat yaitu Pensil Mekanik. Pensil Mekanik merupakan pensil yang menyerupai ballpoint namun yang menjadi isinya bukan tinta melainkan batang kecil karbon yang berwarna jitam dan mudah patah.
3.      Langkah Perbaikan
Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Siapkan Prosesor yang akan di perbaiki

2. Siapkan Pensil Mekanik (pensil isian)

3. Keluarkan seluruh isi pensil dan pastikan pensil dalam keadaan kosong
4. Masukkan ujung logam pensil ke kaki prosesor yang bengkok

Selanjutnya tekan secara perlahan namun mantap kearah tegak lurus terhadap prosesor dan posisikan sejajar dengan baris kaki yang lain. Ulang langkah-langkah diatas untuk kaki prosesor yang lain. Sampai disini dulu, Selamat mencoba!.

Tutorial MYOB, Part 6 : Time Billing.

Lihat Tutorial Sebelumnya….
Tutorial MYOB, Part 5 : Penjualan (Sales).

A. Time Billing, Activities List.

Modul time billing hanya ada pada MYOB accounting plus atau MYOB premier.  Modul ini digunakan untuk mencatat transaksi penjualan jasa yang tercatat dalam activities list.  Activity list fungsinya hampir sama dengan itrem list yang terdapat dalam modul inventory.
Activity list digunakan untuk mencatat data jasa yang ditawarkan kepada customer, dipakai dalam satuan pemakaian tertentu dengan biaya tetentu pula.
Transaksi penjualan jasa dalam daftar ini dicatat melalui  modul sales dengan tipe layout pilihan time billing, dengan pilihan tersebut anda dapat memilih activities list yang telah anda isikan di dalam time billing.  Tampilan modul time billing adalah seperti gambar berikut :
Contoh activities list:
  1. Tarif jasa konsultasi keuangan adalah sebesar Rp 50.000/jam.
  2. Jasa fotocopy untuk keperluan eksternal adalah Rp 100 / lembar.
  3. Jasa fotocopy untuk internal perusahaan tidak ditagih (non chargeable).
  4. Jasa penyewaan projector dengan tariff Rp 200.000 per hari.
  5. Jasa sewa internet dengan tariff sewa Rp 5.000 per jam.
Untuk mencatat kelima daftar jasa yang ditawarkan perusahaan tersebut ke dalam activity list ikuti langkah berikut :
  1. Buka program MYOB accounting plus v 13, buka file Graha Motor anda.
  2. Dalam jendela command centre aktifkan modul time billing.
  3. Selanjutnya dalam modul time billing klik activity list untuk mengaktifkan kotak dialog activity list.
Sebelum memulai pencatatan ada baiknya anda mengenal terlebih dahulu apa itu Type, Status dan Rate berikut penjelasannya:
1. Type terbagi 2, yaitu :
  • Hourly: dasar perhitungan ditetapkan per satuan jam
  • Non hourly : dasar perhitungan ditetapkan bukan per jam namun dengan satuan lain seperti per lembar, per hari, per borongan, dan lainnya.
2. Status terbagi 2, yaitu :
  • Chargeable : jumlah perhitungan akan ditagih ke customer.
  • Nonchargeable : untuk keperluan intern perusahaan sehingga jumlah perhitungan tidak untuk ditagih.
3. Rate, terbagi 3 yaitu :
  • Use employee billing rate : dasar penagihan jumlah maupun satuan / unit ditetapkan oleh personal / karyawan yang mengerjakan proyek tersebut.  Seperti jasa konsultan yang mengerjakan adalah staffnya.  Berdasarkan laporan staff ditentukan jumlah dan satuan / unit yang dimasukkan ke dalam penagihan.
  • Use customer billing rate : tariff atas kesepakatan dengan customer.
  • Use activity list : tarif berlaku umum persatuan yang ditetapkan.
4. Untuk mencatat jasa yang pertama anda klik tombol new tampil activity information tan profile seperti gambar berikut :
5. Berdasarkan table di atas, pada kolom activity ID ketik TB-01, tekan tab lalu pada kolom activity name ketik jasa konsultasi keuangan. 
6. Berikut tekan tab dua kali, pada kolom description ketik jasa konsultasi per jam.
7. Tandai kotak cek use description on sales. Selanjutnya klik anak panah kolom income account, pilih akun 4-4000 miscellaneous income (pendapatan lain-lain) dari kotak select from list klik use account.
8. Klik anak panah kolom tax code when sold, pilih kode pajak PPN dari kotak select from list klik tombol use tax code.
9. Tandai type: hourly, status: chargeable dan rate : use activity rate.
10. Selanjutnya isi tariff per jam pada kolom activity rate ketik 50000. klik tombol OK untuk menyimpan pencatatan jasa yang pertama.
11. Kembali ke kotak dialog activities list jasa pertama yang telah dicatat akan ditampilkan dalam tab All activity dan hourly.
12. Ulangi langkah 5 s.d 11 catat jasa selanjunya.  Berikut ditampilkan gambar ilustrasi pencatatan beberapa activities list lainnya.
13. Jika pencatatan selesai klik tombol close untuk menutup kotak dialog activitites list.
Pembulatan Jam
Jika menggunakan satuan perhitungan jam, maka perhitungan waktu terkadang tidak tepat bisa lebih atau kurang dari satu jam, untuk itu dilakukan pembulatan waktu baik pembulatan ke bawah atau ke atas.  Caranya ada pada langkah berikut :
  1. Dalam jendela myob accounting klik menu setup I preferences.
  2. Tampil kotak dialog preferences, pastikan tab yang sedang aktif adalah sistem.
  3. Selanjutnya tandai kotak cek for time billing, enter time in special, lalu klik anak panah dan pilih 15 minute billing units.
  4. Tandai pula kotak cek Round Timer- calculated time, klik anak panah dan pilih up to next billing unit, artinya pembulatan akan dibulatkan ke atas.
  5. Langkah terakhir klik OK untuk menyimpan pengaturan sekaligus menutup kotak dialog preferences.

B. Formulir Aktifitas.

Anda dapat mencatatkan aktivitas penjualan jasa sekaligus memberikan penagihan secara manual melalui modul Sales dengan layout time billing seperti yang telah dibahas pada session 5 sebelumnya.  Selain cara tersebut anda juga dapat melakukan aktivitas penjualanjasa dengan perhitungan otomatis pada activity slip, lalu melakukan penagihan prepare time billing invoice secara bersama atau satu per satu.
 1. Penjualan dan penagihan secara manual
Contoh kasus :
Tanggal 15 Januari 2007 seorang customer tunai melakukan fotocopy sebanyak 100 lembar dengan Ginanjar Ginting, yang langsung ditagih tunai.
Untuk mencatat transaksi di atas ikuti langkah berikut:
  1. Dalam jendela command centre aktifkan modul sales.
  2. Selanjutnya dalam modul sales, klik enter sales untuk mengaktifkan kotak dialog sales – new service
  3. Tentukan status penjualan adalah invoice dngan mengklik panah drop down sisi kiri atas.
  4. Klik tombol layout lalu pilih opsi time billing kemudian klik tombol OK.
  5. Selanjutnya untuk memasukkan transaksi tekan tombol tab, tampil kotak select from list, klik tombol new, pada jendela Card information anda ketik customer tunai pada kotak name lalu tekan tombol tab dan ketik C-004 pada card ID.
  6. Aktifkan tab selling details, pada kotak payment is due, pilih C.O.D lalu klik tombol OK.
  7. Kembali ke kotak Dialog sales – new time billing, anda tekan tombol tab lalu pilih pelanggan customer tunai dari kotak select from list kemudian klik use customer.
  8. Kotak term akan menampilkan termin pembayaran sesuai dengan penyuntingan untuk pelanggan ini pada card file terdahulu.
  9. Pastikan kotak tax inclusive tidak tertandai.
  10. Pada kolom invoice # ketik nomor penjualan missal 00000002, lalu tekan tombol tab.
  11. Untuk kolom date ketik tanggal transaksi yaitu 15/01/07.
  12. Pada kolom date baris transaksi ketik 15/01/07 lalu tekan tab.
  13. Pada kolom Hrs/units ketik 100, lalu tekan tombol tab 2 kali.
  14. Tampil kotak select from list pilih jasa foto copy public, lalu klik tombol use activity.
  15. Hasilya total tagihan ditampilkan. Selanjutnya pada bagian sales person, anda pilih karywan Ginting, Ginanjar.
  16. Terakhir anda isi kotak Paid Today untuk melunasi pembayaran sebesar Rp 11.000.
  17. Klik tombol record untuk menyimpan transaksi time billing ini.
  18. Kotak dialog sales –new time billing kembali ditampilkan dalam keadaan kosong anda klik tombol cancel untuk menutup kotak dialog ini.
2. Enter activity slip dan prepare time billing invoice 
Contoh kasus :
Tanggal 18 Januari 2007, seorang customer tunai melakukan kosultasi keuangan dari jam 9:00 hingga 12:38 selanjutnya meneruskan menyewa internet dari jam 12:45 hingga 14:25 yang langsung ditagih tunai oleh karyawan Dewi Lestari.  Untuk mencatat transaksi di atas ikuti langkah berikut :
  1. Dalam jendela command centre akifkan modul time billing.
  2. Selanjutnya dalam modul time billing klik enter activity slip untuk mengaktifkan kotak dialog enter activity slip.
  3. Pada kolom employee pilih karyawan Lestari, Dewi.  Biarkan slip ID # dalam keadaan default (standar).
  4. Dalam keadaan date ketik tanggal transaksi 18/01/07.
  5. Pada kolom customer anda pilih customer tunai, dan untuk activity pilih TB-01 Jasa Konsultasi Keuangan.
  6. Selnjutnya pada kolom start time anda ketik waktu mulai konsultasi yaitu 9:00 tekan tombol tab isi stop time 12:38.
  7. Tekan tombol tab, hasilnya Elapsed time dan hour akan terisi otomatis.  Klik tombol record untuk menyimpan activity slip.
  8. Teruskan pengisian activity slip yang kedua dengan mengulangi langkah 5 s.d. 7.
  9. Untuk melihat aktivitas penjualan jasa yang telah dilakukan, klik tab multiple slip entry.  Terakhir klik tombol cancel untuk menutup kotak dialog enter activity slip.
Setelah mencatatkan kegiatan penjualan jasa pada activity slip.  Langkah berikutnya adalah melakukan penagihan.  Prepare time billing invoice merupakan proses pengambilan data dari activity slip kemudian dibuatkan tagihan (invoice).  Melanjutkan contoh terdahulu pada tanggal yang sama perusahaan mengirimkan tagihan kepada customer tunai untuk pembayaran atas jasa konsultasi keuangan dan internet.  Ikuti langkah berikut :
  1. Pastikan modul time billing masih dalam keadaan aktif lalu anda klik prepare time billing invoice.
  2. Akan tampil kotak dialog time billing customers seperti gambar beikut.
  3. Anda pilih activity slip customer tunai yang akan ditagih lalu klik tombol OK.
  4. Tampil form Prepare time billing  invoice to customer tunai, klik pada kolom bill untuk masing-masing transaksi.  Kemudian klik tombol Prepare invoice untuk melakukan penagihan.  Lihat gambar 6.21.
  5. Selanjutnya akan tampil form Sales – new time billing anda periksa Terms : C.O. D, ganti tanggal transaksi menjadi date 18/01/07.  isikan salesperson : Lestari, Dewi dan pada kolom Paid today ketik 215.875.  Lihat gambar 6.22.
  6. Terakhir klik tombol record untuk menyimpan pencatatan transaksi.
  7. From sales – new time billing akan ditampilkan kembali dalam keadaan kosong anda klik tombol cancel.
  8. Kembali ke kotak dialog time billing customers, perhatikan tidak ada lagi transaksi yang aktif atau belum ditagih, anda klik tombol cancel untuk menutupnya.

C. Activity Log.

Activity log akan menampilkan kumpulan activity slip yang telah dilakukan dengan tampilan per Diary View dan detail view.
  1. Pastikan modul time billing masih dalam keadaan aktif lalu anda klik activity log.
  2. Akan tampil kotak dialog activity log, anda isi employee: Lestari, dewi dan Dated From : 01/01/07 To : 31/01/07 lalu tekan tombol tab.  Hasilnya transaksi pada tab Diary view akan tampak seperti Gambar berikut:
  3. Klik tab detail view untuk tampilkan rincian activity slip.  Terakhir klik tombol Close.

D. Jurnal Transaksi.

Untuk menampilkan jurnal transaksi penjualan jasa dan penerimaan kas, ikuti langkah berikut :
  1. Dalam modul time billing klik transaction journal untuk mengkatifkan kotak dialog transction journal.
  2. Untiuk menampilkan jurnal transaksi penjualan jasa, pastikan anda berada pada tab sales.
  3. Karena penjualan jasa hanya terjadi pada tanggal 15 dan 18 januari saja untuk itu pada kolom Dated from ketik 15/01/07, tekan tab pada kolom To ketik 18/01/07, lalu tekan tab lagi untuk menampilkan jurnal transaksi.
  4. Sedangkan untuk menampilkan jurnal transaksi penerimaan kas anda klik tab receipts.
  5. Anda dapat memperbaiki dan menhapus jurnal transaksi ni dengan langkah yang sama seperti yang telah dibahas pada session 4 dan session 5 terdahulu.  Terakhir klik tombol close, untuk menutup kotak dialog Transaction journal.

E. Laporan Time Billing.

Anda dapat melihat laporan-laporan yang berhubungan dengan aktivitas penjualan jasa selama periode yang anda inginkan.  Ikuti langkahnya berikut :
  1. Dari jendela command centre anda klik Command panel: reports lalu klik time billing.
  2. Kemudian tampil jendela index to reports, untuk menampilkan laporan penjualan jasa, dalam kotak name pilih activity I slip detail, lalu klik tombol customize.
  3. Kotak dialog report customization – slip detail ditampilkan.  Tentukan periode laporan pada kolom dated from ketik 01/01/2007 dan kolom Tp 31/01/07, kemudian klik tombol Display.
  4. Hasilnya laporan penjualan jasa report display akan menampilkan laporanyang terdiri atas kode jasa, karyawan, pelanggan, unit dan besarnya tagihan.  Periode laporan juga ditampilkan sesuai dengan periode telah ditentukan.
  5. Laporan ini dapat langsung Anda cetak dengan mengklik tombol print atau jika anda ingin men-export ke program lain klik tombol Send to missal ke program Excel maka klik Send to I Excel.  Atau jika tidak klik tombol close untuk menutup jendela report display dan index to report.
Selanjutnya…

Membuat Animasi Bendera Menggunakan Swishmax

Assalamu’alaikum Wr.Wb
Dalam tutorial kali ini saya akan membuat animasi bendera berkibar dengan menggunakan swishmax, ok langsung saja ketutorialnya.

Langkah 1

Siapkan file swishmax yang akan diberi animasi, disini saya menggunakan desain yang sudah saya buat, sebagian gambar  didesain terlebih dahulu di photoshop kemudian di simpan dalam bentuk PNG, seperti bendera, rumput, awan. lihat gambar dibawah.

Langkah 2

selanjutnya klik kanan pada layer bendera.pngBreak – Break into Pieces, Break ini berfungsi untuk memecah objek menjadi beberapa bagian

Langkah 3

Pada kotak dialog  Break into Pieces setting seperti gambar dibawah ini dan klik Ok.

Langkah 4

Selanjutnya memberikan efect pada bendera, caranya klik kanan pada frame 1 di layer benderaCore Effects 3D Wave, seperti gambar dibawah.

Langkah 5

Selanjutnya klik kiri 2x pada effect 3D Wave, maka akan tampil kotak dialog 3D Wave Settings.

Langkah 6

Pada kotak dialog 3D Wave Settings, setting seperti gambar dibawah ini.
Untuk kecepatan kibaran bendera tergantung pada nilai frame rate dan nilai Freq (Time), pada tutorial ini saya menggunakan 24 fps dan freq (Time) = 2. Agar animasi bendera selalu berkibar jangan lupa menggroup  layer bendera menjadi sprite atau menghilangkan tanda centang pada stop playing at end of  movie. Tekan Ctrl + T untuk menjalankan animasinya. Selesai, selamat mencoba semoga bermanfaat!.

Hasil Akhir


Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Mengembalikan File Yang Telah Dihapus Menggunakan Win Utilities Undelete

Pernahkah teman – teman  secara tidak sengaja menghapus file atau folder penting secara permanen ( shift + delete) ?, coba bayangkan kalau hal itu terjadi?. Lalu apa yang anda pikirkan? pastinya hal ini  membuat anda pusing 7 keliling, apa lagi kalau disitu terdapat file Laporan akhir kita.
Tapi jangan panik dulu dengan software “Win Utilities Undelete” kita bisa mengembalikan data/file anda yang terhapus dengan sangat mudah. Mengembalikan file yang terhapus atau istilah teknisnya recovery file, sangat mudah dilakukan dengan bantuan software “Win Utilities Undelete”. Penasaran kan?, disini saya akan mengembalikan file laporan akhir TCS saya yang udah ke delete dari flash disk! simak tutorialnya yuk!.

Langkah 1

Syarat nya Teman – teman harus punya  softwarenya. Bisa di download disini (514)

Langkah 2

Tampilan softwarenya seperti ini.

Langkah 3

Selanjutnya kita pilih drive kita , dengan cara di klik 1 kali dan akan muncul file kita yang sudah terhapus tadi.

Langkah 4

Lalu kita klik kanan pada judul file kita yang udah terhapus, trus klik kiri pada “Undelete”.

Langkah 5

Setelah kita pilih “Undelete” maka akan muncul pilihan dimana kita akan menyimpan file yang sudah terhapus tadi. Disini saya akan menyimpan nya di folder “My Document” lalu Klik Ok.

Langkah 6

Sekarang kita cek file yang hilang tersebut di folder “My Document”.
Nah, sekarang file yang tadi terhapus kembali lagi. Mudah kan??? Jadi idak usah takut kalau data kita hilang, kamu tinggal menggunakan software ini dengan mudah. Selamat mencoba. ^_^

Membuat, Menyimpan dan Menggunakan Actions pada Photoshop

Sebagai software olah digital yang powerfull, Photoshop tetap menjadi pilihan utama oleh para designer grafis untuk menghasilkan mahakarya yang luarbiasa, tentu saja semua tidak lepas dari fitur yang dimiliki oleh Photoshop yang tidak dimiliki oleh software olah digital lainnya. Salah fitur yang tidak dimiliki oleh software olah digital lainnya adalah fitur Action yang memudahkan para penggunanya.
Action merupakan fitur yang dapat merekam semua aktifitas pada kanvas kerja, dan  menerapkannya pada kanvas lain. Seperti halnya pada fitur brush, shape, style atau pattern pada Photoshop, Action juga dapat disimpan kedalam sebuah file dengan extensi .ATN dan dapat diload kapan saja. Di internet banyak sekali actions yang dapat kita download secara gratis, ataupun yang berbayar.
Nah pada artikel kali ini kita akan mencoba membuat sendiri, menyimpan dan menggunakan Action pada Photoshop. Sebagai percobaan, kita akan coba membuat sebuah Action filter efek Infared sederhana, berikut langkah-langkahnya :

Langkah 1

Buka sebuah foto yang akan dijadikan sampel pembuatan action :
Disini saya menggunakan Photoshop CS6 dengan foto seorang pengantin yang sedang memegang balon.

Langkah 2

Aktifkan pallet actions dengan menekan F9 pada keyboard atau pada menu Windows/Actions.
Secara default Photoshop sudah menyediakan actions standar yang di masukkan dalam sebuah SET “Default Actions” seperti tampak pada gambar diatas.
Nah sekarang kita akan mencoba membuat sebuah Action baru yang diawali dengan membuat sebuah SET  baru ( atau dapat pula disebut folder)terlebih dahulu, agar Action yang kita buat nanti dapat kita simpan dan tidak  masuk kedalam SET “Default Actions” yang sudah disediakan photoshop.
Caranya klik options pada sudut kanan atas pallet action, lihat gambar :

Langkah 3

Selanjutnya Pilih “New set..” masukkan nama sesuai keinginan, disini saya beri nama IR filter, jika sudah  klik OK

Maka pada pallet actions akan muncul sebuah set baru bernama IR filter yang sudah kita buat tadi. Nah setelah membuat SET baru, kita lanjutkan dengan membuat sebuah actions, Klik lagi tombol options dan kali ini pilih “New Actions…”

Pada bagian Name isi dengan nama sesuai keinginan, disini saya beri nama infrared,  pada bagian Set pilih set yang sudah kita buat sebelumnya, yang lain biarkan default. Jika sudah Klik “Record” !!!
Perlu diingat setelah kita menekan tombol record, maka artinya action akan segera memulai merekam semua aktifitas yang kita lakukan pada Photoshop, jadi pastikan tidak ada langkah yang salah, setelah tombol record kita klik.
Nah sekarang kita akan membuat action filter bergaya Infrared sederhana seperti yang telah saya sebutkan diatas,

Langkah-langkahnya :

Duplikat layer foto, tekan CTRL+J, kemudian pada “Layer 1” tekan CTRL+I untuk meng Invert layer, dan ubah  blending layer menjadi “HUE” lihat hasilnya :

Langkah 4

Selanjutnya pada Menu bar klik Image/Adjustment/photo filter, dan atur nilai seperti pada gambar berikut :
Jika sudah klik OK! Dan Hasil akhir akan terlihat seperti pada gambar dibawah ini.

Jika semua step sudah selesai, klik tombol STOP pada bagian bawah pallet Actions untuk mengakhiri proses record, lihat gambar :

Nah sekarang Action Infrared kita sudah jadi, selanjutnya kita akan coba menyimpan action yang sudah kita buat tadi agar bisa kita share ke orang lain atau bahkan dapat juga kita jual J. Caranya klik SET (bukan Action yang ada didalam SET), kemudian klik lagi Options pada pallet Actions, pada menu yang tampil pilih Save Action dan tentukan tempat penyimpanan (File Action akan berextensi .ATN).
Nah sekarang kita akan coba menggunakan actions yang sudah kita buat tadi dan menerapkannya pada foto lain, caranya :
Buka foto lain yang akan kita berikan effect IR dengan Actions :

Langkah 5

Selanjutnya klik actions Infared yang ada didalam SET IR filter dan tekan tombol PLAY, lihat gambar berikut :

Selanjutnya photoshop akan menjalankan Actions dengan step-step  yang sama seperti pada saat kita membuat actions pada foto pertama, lihat pallet History untuk melihat step yang dikerjakan actions.
Dan lihat hasil pada foto ke dua :
Jika ingin menggunakan actions pada komputer lain, atau menggunakan actions yang didapat dari internet, kita cukup meload actions yang berextensi .ATN tersebut, melalui Options pada pallet actions dan pilih Load actions, atau cukup dengan cara mendrag file actions ke pallet Actions.
Bagaimana? Mudah bukan? Semoga bermanfaat.